Beranda Daerah Bireuen Kondusif, Pelanggaran tetap Diproses

Bireuen Kondusif, Pelanggaran tetap Diproses

107
0
BERBAGI

Fokusaceh.com – Kapolres Bireuen, AKBP Heru Novianto menyatakan, secara umum kondisi keamanan Bireuen selama proses Pilkada 2017, relatif aman dan kondusif.

Umarap-Bireuen

“Bireuen itu kondusif. Meski ada beberapa laporan, tapi lebih pada persoalan dugaan kecurangan dan pelanggaran Pilkada,” kata Kapolres, dalam temu pers di gazebo Mapolres, Senin (20/2).

Dikatakannya, sedikitnya ada 22 kasus yang dilaporkan, umumnya laporan mengenai politik uang yang diduga dilakukan oknum Timses Paslon Bupati Bireuen nomor urut 6, menjelang pemungutan suara.

“Paslon yang kalah sudah membuat laporan pengaduan ke Panwaslih Bireuen untuk penegakan hukum,” katanya.

Dalam kasus ini, pihaknya mengarahkan agar masyarakat yang tidak puas segera membuat pengaduan untuk segera diproses secara hukum. “Kami harapkan tidak ada yang membuat kekacauan dan anarkis selepas Pilkada, sehingga Kabupaten Bireuen tidak aman,” katanya.

Kapolres Bireuen dalam konferensi pers itu didampingi Wakapolres, Kompol Siswara Hadi Chandra SIK, Kasat Intelkam, AKP, Ridwan SE, dan Kabag Ops, Kompol Muhammad Rasyid SH.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengimbau semua pihak, khususnya pers/media, agar bisa mengambil bagian dalam menyejukkan suasana dalam demo besar-besaran tersebut, karena dugaan kecurangan, politik uang, sedang diproses Panwaslih Bireuen.

Kepolisian menyerahkan semua kasus tersebut untuk ditempuh melalui jalur hukum. Diharapkan, agar Panwaslih Bireuen bisa menindaklanjuti proses tersebut dengan adil. Proses ini mudah-mudahan berjalan baik hingga tingkat pengadilan.

“Kami pihak kepolisian mempersilakan Panwaslih bekerja sesuai dengan aturan Undang-Undang Pilkada,” katanya.

Kapolres menyebutkan, terkait pelanggaran pidana Pilkada, polisi tidak bisa menangani langsung, karena itu hak dan wewenang Panwaslih. Namun kalau ada tindak pidana, Panwas melaporkan ke Peneggakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Baru kita duduk bersama, kemudian diproses Panwaslih. Kepolisian hanya sebagai pendamping saja, yang menjalankannya Panwaslih,” sebutnya. *ara