Beranda Daerah DPD PSI Lhokseumawe Resmi Mendaftar ke KIP

DPD PSI Lhokseumawe Resmi Mendaftar ke KIP

51
0
BERBAGI
PSI saat mendaftar ke KIP Lhokseumawe

Fokusaceh.com, Lhokseumawe – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Lhokseumawe mendaftarkan partainya ke KIP. Rabu (11/10). Setelah partai baru ini dinyatakan lolos verifikasi Kementerian Hukum dan HAM.

Kehadirannya sejumlah pengurus PSI di kantor KIP di disambut oleh tim verifikasi. Sementara dari PSI sendiri di pimpin langsung oleh ketua DPD PSI Kota Lhokseumawe Ramdlan, ST, MT didampingi oleh puluhan pengurus DPD dan pengurus DPC Kota Lhokseumawe mereka semua menggunakan jeket dan kaos merah.

Ketua DPD PSI Kota Lhokseumawe Ramadlan kepada wartawan mengatakan, partai solidaritas Indonesia adalah satu-satunya partai yang diminati oleh generasi muda baik itu di Aceh maupun di Indonesia pada umumnya dan PSSI juga mewajibkan pada dirinya sendiri untuk memahami arti dan praktik kesetaraan gender.

Dirinya menambahkan DPD PSI Kota Lhokseumawe terus mencari orang baik terutama mereka yang masih muda dan mampu melakukan perubahan yang signifikan terhadap masyarakat kota Lhokseumawe, Aceh dan rakyat Indonesia pada umumnya maka dari itu DPD PSI akan menempatkan kadernya yang mampu dan berkompeten pada pesta demokrasi di pemilihan legislatif 2019 mendatang ini.

“Hadirnya partai solidaritas Indonesia ini jelas-jelas membuka ruang baru bagi generasi muda yang progresif terbuka dan berintegrasi langsung dalam dunia politik dan harapan baru untuk memajukan negeri ini,” ungkapnya.

Namun, lanjut dia, pada pendaftaran yang dilakukannya hari ini, masih ada sedikit kekurangan syarat administrasi sehingga KIP meminta segera diselesaikan guna menuntaskan proses pendaftaran partainya.

Dikatakannya, anggota PSI Kota Lhokseumawe hingga kini masih sedikit. Ia yakin jumlah itu masih akan bertambah sejalan dengan sosialisasi partainya yang akan terus dilakukan ke depan.

Lebih jauh dirinya menjelaskan, hampir semua anggota partainya masih berusia muda. Bahkan para pengurus partai wajib berusia di bawah 45 tahun serta tidak pernah menjadi pengurus parpol manapun. Orang yang masih fresh, yang belum berparpol sebelumnya. (myd)