Beranda Kuta Raja Kurang Meratanya Pendistribusian Guru Di Kota Banda Aceh

Kurang Meratanya Pendistribusian Guru Di Kota Banda Aceh

69
0
BERBAGI
Ismawardi Syarbini Politisi PAN Kota Banda Aceh
Ismawardi Syarbini Politisi PAN Kota Banda Aceh

Fokusaceh.com- Banda Aceh- Walaupun guru dan pengajar bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pendidikan tetapi, tenaga pengajar merupakan titik sentral pendidikan dan kualifikasi, sebagai cermin kualitas, tenaga pengajar memberikan andil sangat besar pada kualitas pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya.

Ismawardi mengungkapkan,” hingga saat ini penyebaran Guru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh belum merata, terbukti belum meratanya ada di 9 Kecamatan  khususnya di daerah perbatasan Kota Banda Aceh. Saat ini masih terjadi penumpukan Guru pada sekolah sekolah tertentu saja,” kata Politisi PAN Kota Banda Aceh ini, saat diwawancarai fokusaceh.com, Senin (9/10) di Banda Aceh.

Ismawardi menjelaskan bahwa berdasarkan hal tersebut, kami mendorong harus lahirnya Regulasi atau Perwal untuk pemetaan distribusi guru agar merata.” Caranya adalah dengan melakukan penempatan bergilir sesuai dengan jumlah guru yang ada dan posisi yang dibutuhkan di semua sekolah.” Ujarnya.

“Yang pertama kali dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, harus memiliki keberanian untuk melakukan dari sekian banyak guru yang ada harus dirolling sesuai dengan kebutuhannya dan itu cukup membantu,” jelas Ismawardi

Program pendampingan sekolah juga harus dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah pendidikan yang terjadi, bahkan berhasil membawa pengaruh positif bagi perkembangan pendidikan di Banda Aceh.

Tata kelola pendidikan dan akuntabilitas harus terjaga untuk mewujudkan mutu dan daya saing pendidikan

” Peningkatan sumber daya pendidikan harus menjadi prioritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Kota Banda Aceh dengan memberikan beasiswa kepada guru untuk bisa melanjutkan studi dalam peningkatan kompetensi individu, minimal sekali guru harus dimagangkan sesuai dengan bidang keahliannya masing masing,” papar Ismawardi Waki Ketua Komisi A Bidang Hukum Dan pemerintahan Kota Banda Aceh.(akb).