Beranda Daerah LPPA : Minta Pemerintah Menonaktifkan Keuchik Krueng Batu Terkait komplik Warga

LPPA : Minta Pemerintah Menonaktifkan Keuchik Krueng Batu Terkait komplik Warga

50
0
BERBAGI

FOKUSACEH.COM, Tapaktuan – Lembaga sosial civil pemerhati parlemen aceh muzakir meminta pemerintah harus ada keputusan tepat terkait dengan permasalahan yang terjadi terkait ratusan masyarakat Krueng Batu, kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan, kamis (7/9) mengelar aksi unjuk rasa ke kantor Camat.

Masyarakat meminta bupati menonaktifkan kechik HT.arbet dari jabatannya sebagai Keuchik Krueng Batu, jka terus berlarut akan berdampak bagi proses aktivitas pemerintahan Gampong.

Muzakir koordinator LPPA aceh menilai,” kondisi ini jika tidak di respon dengan segera atas sikap masyarakat tentu akan sangat mengangu aktivitas bagi keberlangsungan aktivitas pemerintahan gampong terhadap kepentingan masayarakat banyak,” katanya..

Muzakir melihat,” komplik antara masyarakat dengan kepala desa ini jika tidak di selesaikan secara cepat dan mendapat keputusan dari pemerintah daerah hal ini kita takutkan akan terjadi komplik horinzontal di tenggah -tenggah masyarakat apalagi terkait kantor desa sudah di seggel oleh masyarakat,” tambahnya.

Koordinator pemerhati parlemen aceh  salah satu aktivis pemuda mahasiswa Aceh Selatan tentang kondisi ini tidak akan terjadi,” jika pemerintah kecamatan cepat melakukan upaya-upaya cermat dan melakukan langkah-langkah srategis dan seharusnya camat juga pro aktif dalam melakukan hal ini terkait dengan persoalan di tenggah-tenggah masayarakat karna ini wilayah kewenangan Camat sebagai kepala pemerintahan serta  perpanjangan tanggan Bupati,” tutur Muzakir.

Ini juga bentuk dari sebuah sikap yang kurang tegas pemerintah dalam hal menangani berbagai persoalan di daerah, ” setiap ada persoalan yang menyangkut dengan kebijakan pemerintah daerah terkesan lambat,  juga lemahnya upaya jajaran di bawah pemerintah Bupati Aceh selatan T.sama indra.SH.dalam menangani berbagai masaaalah yang kerap terjadi, menyangkut dengan kebijakan daerah,” ungkapnya lagi.

Lemahnya kinerja perangkat daerah kabinet T.sama Indra bukan tidak ber alasan, ” bukan hanya permasaalah terkait dengan komplik keuchik dengan masyarakat saja,juga hal- hal kebijakan masalah seperti, komplik  PT. Asdal dengan masayarakat,  komplik tambang di Mangamat. Pemerintah juga belum mampu menunjukkan sikap sejauh mana kebijakan daerah yang di ambil dengan sikap tegas sehingga tidak berlarut dan masyarakat menilai pemerintah tidak tegas dan hal ini,” urai Muzakir.

Wajar ketika tudingan kerap di tujukan kepada Bupati sebagai kepala pemerintahan yang menjadi tolak ukur masayarakat kurang berpihak kepada rakyat.

Muzakir meminta Bupati T.sama Indra tidak mendengar pihal-pihak kabinet yang justru akan berdampak bagi keberlangsungan kebijakan yang di ambil atas laporan-laporan bawahan,’ jangan asal atasan senang tapi tidak riil secara data di lapangan,” tambahnya lagi.

Muzakir berharap kepada Bupati untuk mengambil sikap tegas demi keberlangsungan roda pemerintahan desa dan keberlangsungan aktivitas pemerintah gampong terhadap komplik yang terjadi di desa Krueng Batu untuk melakukan Plt.sementara terhadap Keuchik desa krueng batu dan hal ini untuk mengambil jalan tengah bagi komplik yang terjadi di tenggah-tenggah masayarakat selama proses admitrasi secara hukum dan aturan perundang-undangan yang berlaku terhadap proses peberhentian kechik, sebagaimana yang di harapkan oleh masayarakat desa tersebut. (akb/ril)