Beranda Daerah Operasi Sikat Rencong Bandar Polres Aceh Timur Sukses.

Operasi Sikat Rencong Bandar Polres Aceh Timur Sukses.

56
0
BERBAGI
Polres Aceh Timur Berhasil dalam Operasi Sikat Rencong Bandar tahun 2017
Polres Aceh Timur Berhasil dalam Operasi Sikat Rencong Bandar tahun 2017

Fokusaceh.com- Aceh Timur– Kapolres Aceh Timur melaluli Waka Polres , Kompol Apriadi, S.Sos  menjelaskan hasil temuan selama Operasi Sikat Rencong Bandar  yang di gelar sejak 14 September hingga 3 Oktober 2017.dalam temu pers di halaman Mapolres Aceh Timur, Selasa (10/10).

Hasil kegiatan pelanggaran, perbuatan dengan  barang bukti: 3 (tiga) unit sepeda motor,- Yamaha Vixion warna biru/putih Nomor Polisi BL 6738 KJ ,- Honda Vario warna hitam Nomor Polisi 4446 NU (plat palsu) Nomor Mesin: JFK1E1227680, Nomor Rangka MH1JFK115XEK229572,- Yamaha Vega R Nomor Mesin 5D92072067, Nomor Rangka MH35D9307FJ072154.

5 (lima) orang tersangka- ZF alias Boy (TO) 33 tahun  wiraswasta, penduduk Desa Alue Jangat, Kecamatan Darul Ihsan  Kabupaten Aceh Timur.

– RA ( 35 tahun),  wiraswasta, penduduk Desa Tanjung Minjei, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.

– MM (Penadah) 25 tahun,  wiraswasta, penduduk Desa Alue Jangat, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur,.

– R (Penadah) 33 tahun, wiraswasta, Desa Alue Jangat, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur.

– AA (penadah), 53 tahun , nelayan, penduduk  Dusun Mesjid, Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhoseumawe.

Selain pelanggaran diatas juga di temukan kayu tanpa izin pada Senin, 25 September 2017, Lokasi temuan kayu Illegal di Desa Melidi, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Penebangan kayu dalam kawasan hutan yang tidak sesuai dengan izin pemanfaat  hutan atau tanpa memiliki izin yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang.

Dengan Terlapor  Abdullah 50 tahun, wiraswasta, penduduk Desa Melidi, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur’

Barang bukti dengan Jumlah Kayu 233 batang (28,46 M3) atau setara dengan 21,08 ton , Jenis kayu Jabon, Ceremai, Tampu.Atas perbuatanya, terlapor dijerat dengan hokum yang berlaku di Kepolisian.

Wakapolres  juga menerima laporan pelanggaran Pencabulan terhadap anak dibawah umur SN (13) tahun dengan pelapor  Suprianto Saragih (41) tahun ayah korban,  penduduk Dusun Suka Makmur, Desa Alu Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur.

Dengan Terlapor  Ismail (48) tahun, penduduk Kampung Bukit Gajah, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumtera Utara,  Lokasi kejadian di PT. Bumi Flora Afdelling VI, waktu kejadian sekitar bulan Mei 2017, hari dan tanggal kejadian  pelapor tak ingat lagi.

Awal mula kejadian sekira pukul 22.00 Wib, saat itu anak pelapor (korban) mau ke pondok  bawah dan terlapor memanggil korban untuk menemani mengambil air di sumur,  yang kemudian setibanya di sumur korban langsung ditutup mulut, selanjutnya korban dipaksa untuk melayani (bersetubuh) dengan terlapor.

Menurut pengakuan korban,” terlapor telah melakakukan perbuatan serupa sebanyak 4 (empat) kali pada waktu dan tempat yang berbeda.

Atas perbuatanya, terlapor dijerat dengan Hukum yang berlaku di Kepolisian,” kata Waka Polres Aceh Timur. (HBM).

editor: (akb)