Beranda Hukum Perampokan Terjadi di Matangkuli Aceh Utara

Perampokan Terjadi di Matangkuli Aceh Utara

107
0
BERBAGI

FOKUSACEH.COM, Aceh Utara – Telah terjadi perampokan di  Gampong Blang, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara. Rabu (13/9) sekitar pukul 19.30 Wib, bertempat di depan lapangan bola kaki Raja Sabi.

Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji, mengatakan, berkat bantuan masyarakat pihaknya berhasil menangkap pelaku perampokan Mkh, 19 (tahun), Ex.Pelajar, tinggal di Gampong Mee, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, sudah diamankan di Polsek Matangkuli bersama barang bukti berupa satu unit Hp android merk Himax uang sebesar Rp.40.000.

“Pelaku ketika ditangkap dalam keadaan mabuk serta mulut si pelaku berbau alkohol. Kita memduga pelaku juga terlibat dalam perkara kriminal yang lain. Untuk saat sekarang ini sedang dilakukan lidik dan sidik perkara lebih lanjut,” paparnya

Korban perampokan Dedi safrizal, umur 16 (tahun) pelajar, alamat Gampong Matang Meunye Kecamatan Syamtalira Aron Aceh Utara

Kronologis kejadian, korban perampokan Dedi safrizal, umur 16 (tahun) pelajar, alamat Gampong Matang Meunye Kecamatan Syamtalira Aron Aceh Utara, dengan mengenderai sepeda motor honda vario nopol : BL 4836 KB, melewati jalan Ara Kemudi Lhoksukon – Matangkuli, sesampainya di depan lapangan bola kaki Raja Sabi Matangkuli, pelaku memberhentikan korban dan setelah korban berhenti selanjutnya pelaku langsung naik ke sepeda motor yang dikenderai oleh korban serta menyuruh korban menjalankan sepeda motornya, sesampainya didepan SPBU yang belum beroperasi, si pelaku menyuruh korban untuk menghentikan sepmornya ditempat yg gelap, setelah korban berhenti kemudian si pelaku langsung mematikan sepmor korban dan mengambil kuncinya.

Tidak lama kemudian pelaku mengambil sebatang balok yang ada dipinggir jalan, serta mengancam korban dengan menggunakan sebilah balok untuk menyerahkan uang dan barang-barang berharga lainnya, ketika itu korban bersikeras tidak mau menyerahkan barang-barangnya.

Selanjutnya pelaku meninju korban dibahagian kepalanya sebanyak satu kali setelah itu korban langsung menyerahkan barang miliknya berupa satu buah Hp android merek Himax dan uang tunai sebesar Rp.75.000

Setelah korban menyerahkan barulah si pelaku mengembalikan kunci sepmor milik korban dan mengancam korban agar tidak menceritakan perihal yang terjadi kepada siapapun, jika diceritakan maka si pelaku akan menghabisi sikorban.

Setelah itu korban langsung pulang kerumahnya dan menceritakan perihal yg terjadi kepada orang tuanya.

Selanjutnya korban mendatangi polsek matangkuli untuk membuat laporan pengaduan. (myd)