Beranda Kuta Raja Proyek Pembangunan IPAL Gampong Pande Dihentikan Sementara

Proyek Pembangunan IPAL Gampong Pande Dihentikan Sementara

51
0
BERBAGI

FOKUSACEH.COM, Banda Aceh – Pemerintah kota Banda Aceh menghentikan sementara pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berada di Gampong pande kecamatan Kutaraja Banda Aceh.

Wakil wali kota Banda Aceh Zainal Arifin mengatakan pembangunan proyek IPAL tersebut terpaksa dihentikan lantaran adanya penemuan situs bersejarah nyakni batu nisan diduga (red) milik para raja-raja pada masa kerajaan Aceh.

Lokasi pembangunan proyek IPAL kita hentikan sementara sambil mencari kebenarannya melalui penelitian lebih lanjut sampai ada solusi terbaik. Kata wakil wali kota Zainal Arifin. Dihadapan keturunan para raja-raja​ Aceh dan arkeolog Aceh, di ruang rapat kantor DPR kota Banda Aceh, Rabu (13/14).

Kemudian, setelah dilakukan penelitian dan dibenarkan bahwa di lokasi proyek IPAL itu memang banyak situs sejarah Aceh maka bisa dipastikan pembangunan proyek IPAL akan dialihkan ke lokasi lain. ” Hal ini tentunya kita semua berkewajiban menjaga situs sejarah, rawat dan jaga itu, kata wakil wali kota Zainal Arifin saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan masyarakat peduli sejarah serta masyarakat Gampong Pande dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait pengerjaan proyek pembangunan IPAL di Gampong Pande di ruang rapat kantor DPR Kota Banda Aceh.

Dihadapan keturunan para raja-raja​ Aceh dan arkeolog Aceh, DPRK bersama dengan Pemko, sambil menunggu adanya solusi, kita mencari informasi untuk pemindahan lokasi IPAL tersebut, karena di lihat dari sisi lain pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah IPAL penting untuk dibangun di Banda Aceh, serta kepedulian menjaga situs sejarah itu juga kita jaga. Saat ini semua aktivitas di proyek pembangunan tersebut juga telah dihentikan. (sby)